Seru Deh Kalo Tau Body Language
Oke udah lama banget nih gak nulis di blog. Bukan karena sibuk, bukan karena banyak urusan, tapi karena males. As usual. Yah, meskipun gw sadar males itu penyakit. Dan penyakit itu mesti disembuhin bukan dibangga-banggain. Hehe. (Lah gw malah bangga nih!)
Oke, sebelum lanjut, gw mau cerita. Akhir-akhir ini di Bandung banyak banget kejadian kriminal atau apapun namanya yang menyatakan tindak kekerasan yang dilakukan oleh Geng Motor. Dulu gw adem aja karena belum pernah ada kejadian yang berasa deket sama gw. Tapi kemaren gw jadi sadar, GUE TINGGAL DI BANDUNG. Sadarnya gw gak lepas dari kejadian yang nimpa temen gw. Junior lebih tepatnya. Sebut aja namanya Jay (bukan nama sebenarnya). Jay adalah junior gw di kampus, sekaligus korban dari ulah Geng Motor di Bandung. kepala Jay dihantam dengan balok kayu saat ia mengendarai motor, pake helm pula. Jay jatuh, helm lepas. dan balok kayu itu mampir mencium rahangnya. Sakit? Pasti. Akibatnya, sekarang Jay harus puasa ngomong untuk pemulihan rahangnya. Padahal kejadian udah dari 2 bulan yang lalu.
Ngedenger cerita tentang Jay dan Geng Motor itu, gw jadi sadar betapa dekatnya (sebetulnya) maut itu. Yah, kalo kata Pa Ustad, orang paling pinter di bumi itu adalah orang yang mempersiapkan dirinya untuk mati. Nah, gw stuju banget sama ntu ustad. Coba deh berapa banyak sih dari kita yang siap buat mati. Sedikit brur. Tapi yang ngaku-ngaku siap ada banyak. Iya, ngakunya sih siap, tapi pas dikasih cobaan, mohon-mohon jangan dikasi mati dulu. Atau malah pas dikasih nikmat juga minta-minta supaya umurnya makin panjang. Oke deh stop ngomongin itu, gw disini bukan mau nulis tentang begituan. (Tapi di paragraf ini gw mau kasih jempol buat Pa Ustad, setuju banget gw)
Oke, kembali ke Jay. Ya, skarang nasib dia harus puasa ngomong sama orang-orang. kadang gw kasian sama dia, tapi kadang gw lucu soalnya dia kalo mau nyampein sesuatu pasti kocak dah. Gerakan badannya atau Body Language nya itu loh bikin gw ngakak. Eh, apa? Body Language? Yoi brur. Body Language. Itu yang pengen gw tulis disini.
Banyak yang bilang lidah itu tak bertulang, jadi dia bisa belok kemana-mana. akibatnya, lain di lidah bisa juga lain di hati. Yah, sulit dipercaya gitu deh. Dus, ada bahasa lain yang bisa lebih kita percaya. Bahasa dari bagian yg bertulang. Hehe. Bahasa tubuh atau body language. BL klo orang bilang sih.
Seru gak sih klo kita bisa belajar bahasa tubuh? Pasti seru. Kita bisa tau maksud orang tanpa ia harus berkata. Misalnya, kalo kita lagi ngobrol sama orang lalu orang itu menyambut dengan kata “terus terus”, nah itu artinya apa ya. So, ini gw dapet beberapa makna bahasa tubuh dari Buku Pintar Memahami Bahasa Tubuh karya James Borg yang gw ambil dari Gogirl (aw, bacaannya gogirl!)
MATA
- Normalnya, manusia berkedip sekitar 8-15 kali per menit. Kalo seseorang berkedip lebih sering (40-50 kali permenit), itu artinya kalo dia sedang gelisah atau berada dalam tekanan. Kedipan yang lebih sering juga biasa dilakukan oleh orang yang lagi bohong
- Ada juga gerakan mata bolak balik secara cepat tanpa menggerakan kepala. Ini artina dia sedang berusaha menghindar dan pengen pergi dari tempat itu. Atau menandakan juga orang lagi BT
- Menyipitkan mata menunjukkan rasa ga setuju sama sesuatu, atau lagi khawatir, atau sedang konsentrasi.
- Jika mata bergerak ke kiri dan ke bawah, itu tandanya ia sedang bicara dengan diri sendiri. Sedangkan mata yang bergerak ke kanan dan ke bawah, itu tandanya orang itu lagi mikirin perasaannya.
- Kalau ada orang matanya bergerak ke atas dan ke kiri, tandanya orang itu lagi mikirin sesuatu yang udah terjadi. Kalau matanya bergerak ke atas dan ke kanan, itu nunjukin kalau orang iitu lagi membayangkan sesuatu.
KEPALA
- Menurut penelitian, orang yang nganggukin kepalanya berulang-ulang bakal dapetin informasi 4 kali lebih banyak dibanding orang yang nggak gerakin kepala sama sekali. Sekali lagi 4 kali lebih banyak. Wow!
- Anggukan yang pelan nunjukkin tanda agar lawan bicara terus membicarakan omongannya.
- Anggukan yang cepat tandanya dia paham atau mengerti, atau bisa juga pertanda dia nggak sabar mau ngomong sesuatu.
TANGAN
- Menggaruk kepala, memegang kuping, atau perilaku ganjil lainnya menunjukan rasa gelisah, cemas, dan menindikasikan kebohongan.
- Nih, kalo lawan bicara kita menutupi mulut dengan jari-jari dimana ibu jari menekan pipi, kayaknya itu tandanya dia gak percaya, gak setuju, atau menolak pembicaraanmu. Dan kalau ada orang yang tiba-tiba melakukan gerakan ini saat lagi ngomong, besar kemungkinan dia sedang bohong.
- Memegang bagian leher juga bisa jadi tanda kegelisahan. Perempuan biasanya memegang leher bagian depan, sedangkan laki-laki memijat leher bagian belakang untuk menenangkan diri. Perasaan tertekan juga ditunjukkin cewek dengan menutupi bagian bawah lehernya, tepat di bawah tulang dada. Terkadang mereka juga memainkan sesuatu (kayak aksesoris) yang berarti mereka sedang punya beban pikiran.
Sebetulnya masih banyak lagi deh bahasa tubuh yang bisa kita pelajari. Tapi gak mungkin ditulis semua disini kan? Lagian gw juga gak tau semua kok. Hehehe. Yah, lo bisa ketik google di browser, dan cari saja dgn keyword “Bahasa Tubuh” atau “Body Language”.
Gw disini sih cuman ngasih beberapa yang umum aja dilakukan sama kita-kita. Gunanya, yaa lo sendiri yang menentukan. Bisa buat diri lo waspada, bisa buat bahan pertimbangan, dll.
BONUS
Menurut Psikologi Kepolisian, ada beberapa gerakan tubuh yang menandakan seseorang sedang berbohong, antara lain:
- Cenderung menatap ke arah kiri. Itu karena menurut penelitian, jawaban dari sikap tersebut berasal dari otak sebelah kanan yang imajinatif. Sedangkan otak kiri untuk mengingat.
- Seseorang bakal menggosokkan matanya saat berbohong.
- Gerakan tangan yang sering menyentuh wajah, seperti mulut dan hidung berarti orang itu lagi gelisah atau berbohong.
- Menggigit bibir atas atau bawah pun dapat diartikan sebagai sikap orang yang lagi bohong. Apalagi ditandai suara keraguan, misalnya “Eeeh” atau “Ummm”.
- Yang harus diperhatiin, kebanyakan orang berbohong pasti nunjukin body language yang gak biasa. Bicara makin pelan, banyak menggunakan jeda saat ngomong, atau suka ragu-ragu kalau mau bicara.