Takdir

Ok, ada 2 hal tentang hidup yg perlu kalian tau. Pertama, banyak hal terjadi tanpa ada rencana sebelumnya. Kedua, banyak hal tidak terjadi padahal sudah direncanakan sebelumnya.

Ya, seperti sekarang ini. Saya ga pernah tuh berencana untuk menulis (kembali) blog ini, hari ini, jam segini. But it happens. Atau saya ga pernah jadi penyiar radio, padahal itu cita-cita saya dari kelas 5 SD dan selalu ada halangan yg membuat saya menyerah.

Klise? Ok, saya mau cerita. Sebut aja judulnya “19 Mei 2011″.

18 Mei 2011, hari dimulai seperti biasa. Bangun pagi dan selanjutnya berharap hari itu berjalan seperti biasa, seperti minggu sebelumnya. Saya berangkat ke kampus juga masih seperti biasa: naik motor, dan masuk lewat gerbang depan. Rutinitas juga masih seperti biasa: bertemu teman-teman asisten, design something, chit-chat.

Tapi satu detik di hari itu bisa mengubah hari itu menjadi hari yang gak biasa. Satu detik itu adalah. Saya baca status teman, sebut aja namanya Dila. Dila menulis status (kurang lebih: “Butuh reader tuna netra bla bla bla.”)

Ketika saya baca status itu, saya ga ngerti maksudnya apa. Reader tuna netra? I know nothing about that. Dan ketika kamu ga tau sesuatu, hal yg harus kamu lakukan adalah bertanya. Tepat sekali, bertanya. Kebetulan Dila juga ada di ruangan itu. So, langsung saya tanya ttg statusnya. Dan Dila menjawab.

Jadi, reader tuna netra itu adalah orang (bukan tuna netra) yang membantu tuna netra untuk membacakan sesuatu. Dila butuh seorang reader untuk membacakan soal ujian kepada seorang teman tuna netra pada tanggal 19 Mei 2011.

And she gave me a shot, she asked me to be a reader. Hm, i accepted it, why not? It’s good.

Ok, satu detik itu bisa mengubah hari itu dan hari esoknya menjadi berbeda, kawan. 18 Mei saya sama sekali ga ada kepikiran atau rencana apapun untuk tau apa itu reader tuna netra. Tapi kenyataannya, hari itu saya tau reader tuna netra itu apa bahkan someone asked me to be one. Dan 19 Mei saya akan jadi reader untuk salah seorang teman tuna netra. Perfect! 19 Mei 2011 akan menjadi hari yg ga biasa buat saya.

I thought it was, but it was not.

19 Mei 2011, pukul 05.00, ada sms. Isinya saya dikabari kalau hari itu saya batal jadi reader, ujiannya batal karena dosen yg bersangkutan berhalangan hadir. Hm, padahal segala sesuatu sudah direncanakan. Saya browsing peta untuk tau lokasi kampusnya, saya tanya teman juga, bahkan saya telpon untuk cari tau angkot apa yg ada disana. Tapi, itu ga terjadi.

Ok teman-teman, ada 2 hal tentang hidup yg perlu kalian tau. Pertama, banyak hal terjadi tanpa ada rencana sebelumnya. Kedua, banyak hal tidak terjadi padahal sudah direncanakan sebelumnya.

Tapi cukup 1 kata yang perlu kalian ingat: DESTINY.

Advertisement

About Tesar

Yello! My name is Tesar! I love doing design in my spare time. Help me, i'm looking for inspiration. :) :) :) :) :) :) :) :) :) :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.