180 Derajat
Guys, percayalah bahwa hidup seketika bisa berubah 180 derajat.
Untuk ini kehidupan kita ada 2 kasus (kalo ga yg pertama, ya yg kedua):
Pertama.
Kita sekarang adalah orang yg berlebih. Lebih uang, lebih mobil, lebih motor, lebih baju, lebih sepatu, lebih sendal jepit, atau mungkin lebih berat badan. Tp pernah ga sih kita berpikir kalau kehidupan kita itu bisa berubah seratus delapan puluh derajat. Jadi orang yg kurang, serba kurang.
Kedua.
Kita orang yg serba kurang. Kurang duit, kurang ongkos, kurang makan, kurang gizi, tp mudah-mudahan ga kurang pahala.
Coba bayangin hidup ktia yg serba kurang itu berubah seratus delapan puluh derajat jadi hidup yg serba ada bahkan berlebih.
Buat kita yg udah hidup enak dari kecil karena orang tua kita cukup mumpuni mencari uang, atau kita yang baru merasakan kemakmuran hasil jerih payah bekerja, percayalah kita harus bersiap harta kita diambil oleh tuhan. Harta ini titipan bung. Kita cuman disewain mobil sama tuhan. Makanya, kita ga boleh tinggi hati untuk hal ini. Pas kita bangun tidur dan ingin memulai aktivitas, ingatlah bahwa segala sesuatu bisa terjadi dalam hitungan detik dan bisa mengubah hidup kita seratus delapan puluh derajat.
Buat kita yang hidup kurang, yang kadang iri lihat teman punya anu inu baru, percayalah bahwa hidup kita pun dapat berubah seratus delapan puluh derajat dalam hitungan detik. Yg perlu kita lakukan adalah terus berharap pada tuhan disertai usaha dari kita sendiri. Karena harapan inilah yang menciptakan alasan, alasan kita untuk tetap hidup. Segala sesuatu bisa terjadi.
Guys, masa depan kita ga ada yg tau. Hanya tuhan yg tau. Tapi gw mau pesen sm kalian yg lagi baca tulisan ini,
Ketika lo bangun dan bersiap untuk beraktivitas hari ini, bersiaplah untuk kehidupan yang 180 derajat.